opera news

download from google play download from apple store

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Connection failed Try again

opera news

download from google play download from apple store

Menag: Hari Santri Bentuk Penghargaan Atas Jasa Terdahulu

mediaindonesia.com 09/27/2022

"\u003Chtml\u003E\n \u003Chead\u003E\u003C\u002Fhead\u003E\n \u003Cbody\u003E\n \u003Cdiv\u003E\n \u003Cdiv\u003E\n \u003Cdiv\u003E\n \u003Cspan class=\"view-HD-pictures-wrap\"\u003E\n \u003Cimg class=\"view-HD-pictures\" data-src=\"https:\u002F\u002Fres.6chcdn.feednews.com\u002Fassets\u002Fv2\u002F92ff0a1c13bfbbc80db33e8dfa066774?source=nlp&quality=uhq&format=jpeg&resize=720\" alt=\"Dok Kemenag\" data-image-width=\"675\" data-image-height=\"506\"\u003E\n \u003Cspan class=\"view-HD-pictures\"\u003EView pictures in App save up to 80% data.\u003C\u002Fspan\u003E\n \u003C\u002Fspan\u003E \n \u003Cdiv\u003E \n \u003Cp\u003EMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan peringatan Hari Santri yang dicetuskan sejak 2015 oleh Presiden Joko Widodo merupakan bentuk penghargaan pemerintah atas jasa yang telah diberikan para santri terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"Hari Santri adalah pemberian, anugerah, penghargaan dari Pemerintah Presiden Joko Widodo kepada para santri yang diakui telah memperjuangkan kemerdekaan negeri ini,\" ujar Menag saat meluncurkan peringatan Hari Santri di UIN KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Selasa (27\u002F9) malam.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EYaqut mengatakan Hari Santri merupakan pengakuan atas jasa masa lalu, bukan pengakuan atas apa yang lakukan sekarang.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EUntuk itu, ia mengajak santri, mahasiswa, dan masyarakat yang memadati lapangan UIN KH Abdurrahman Wahid untuk meneruskan perjuangan pendahulunya dengan belajar secara bersungguh-sungguh dan menorehkan perubahan positif.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"Gunakan kesempatan yang ada untuk menempa diri dan mengukir prestasi,\" kata dia.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EDi sisi lain, ia juga mengingatkan para santri tentang adanya pihak yang tidak suka dan benci dengan kemajuan para santri. Mereka melakukan generalisasi secara berlebihan atas peristiwa yang terjadi di pesantren.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EMenag mencontohkan ketika ada satu atau dua santri yang diduga melakukan tindak kekerasan, hal itu kemudian digeneralisasi seakan menjadi potret perilaku umum para santri.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EIa berpesan kebencian orang lain jangan dilawan dengan kebencian yang sama. Jika ada orang tidak suka dengan para santri, hal itu harus dijawab dengan prestasi.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"Kebencian itu harus dilawan dengan prestasi, belajar yang benar dan sungguh-sungguh, sehingga apa yang dituduhkan oleh orang yang tidak suka dengan gemilangnya para santri itu terjawab karena para santri benar-benar bisa diandalkan,\" kata dia.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EPada peluncuran Hari Santri 2022, Menag juga mengenalkan tema dan logo peringatan Hari Santri 2022. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema \"Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan\".\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EMenurut Yaqut, tema tersebut mengandung pesan bahwa santri adalah pribadi yang selalu siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara. Santri dengan segala kemampuannya, bisa menjadi apa saja. Santri tidak hanya ahli ilmu agama, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"Meski bisa menjadi apa saja, santri tidaklah melupakan tugas utamanya menjaga agama. Menjaga martabat kemanusiaan adalah salah satu tujuan diturunkannya agama,\" kata Menag. (Ant\u002FOL-12)\u003C\u002Fp\u003E \n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fbody\u003E\n\u003C\u002Fhtml\u003E"

Follow us on Telegram