opera news

download from google play download from apple store

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Pull to refresh

Connection failed Try again

opera news

download from google play download from apple store

Tragedi Kanjuruhan: Viral Polisi Gunakan Buzzer Lewat Chat WhatsApp, Cuci Tangan Soal Gas Air Mata?

Pikiran Rakyat 10/4/2022

"\u003Chtml\u003E\n \u003Chead\u003E\u003C\u002Fhead\u003E\n \u003Cbody\u003E\n \u003Cdiv\u003E\n \u003Cdiv\u003E\n \u003Cdiv\u003E\n \u003Cfigure\u003E\n \u003Cspan class=\"view-HD-pictures-wrap\"\u003E\n \u003Cimg class=\"view-HD-pictures\" data-src=\"https:\u002F\u002Fres.6chcdn.feednews.com\u002Fassets\u002Fv2\u002Fd9c725d0b5c4a50504fc8c931ee219d1?source=nlp&quality=uhq&format=jpeg&resize=720\" alt=\"Polisi diduga gunakan buzzer terkait penggunaan gas air mata di tragedi Kanjuruhan\" data-image-width=\"584\" data-image-height=\"373\"\u003E\n \u003Cspan class=\"view-HD-pictures\"\u003EView pictures in App save up to 80% data.\u003C\u002Fspan\u003E\n \u003C\u002Fspan\u003E\n \u003Cfigcaption\u003E\n Polisi diduga gunakan buzzer terkait penggunaan gas air mata di tragedi Kanjuruhan \u002FAntara\u002FAribowo Sucipto\u002F\n \u003C\u002Ffigcaption\u003E\n \u003C\u002Ffigure\u003E \n \u003Cp\u003E \u003Cstrong\u003ESEPUTARTANGSEL.COM \u003C\u002Fstrong\u003E- Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur meninggalkan luka yang begitu dalam bagi dunia persepakbolaan Indonesia.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003ESetidaknya 448 orang menjadi korban dalam \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Ftragedi Kanjuruhan\"\u003Etragedi Kanjuruhan\u003C\u002Fa\u003E, di mana 125 orang dinyatakan tewas dan 302 orang luka ringan. Sementara, sisanya 21 orang luka berat.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EMeski demikian, data ini belum dapat dipastikan. Menurut kelompok suporter \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002FArema\"\u003EArema\u003C\u002Fa\u003E, Aremania, jumlah korban \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Ftragedi Kanjuruhan\"\u003Etragedi Kanjuruhan\u003C\u002Fa\u003E melebihi data resmi pemerintah.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EPasalnya, banyak korban meninggal akibat \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Ftragedi Kanjuruhan\"\u003Etragedi Kanjuruhan\u003C\u002Fa\u003E yang langsung dibawa pulang ke daerah asal mereka sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EJatuhnya banyak korban dalam tragedi 1 Oktober 2022 kemarin diduga disebabkan oleh \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fgas air mata\"\u003Egas air mata\u003C\u002Fa\u003E yang ditembakan oleh aparat kepolisian ke arah penonton.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EBahkan, penggunaan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fgas air mata\"\u003Egas air mata\u003C\u002Fa\u003E oleh \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fpolisi\"\u003Epolisi\u003C\u002Fa\u003E juga banyak disorot media asing. Salah satunya adalah The Guardian.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EBanyak dari mereka yang mengkritik sikap \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fpolisi\"\u003Epolisi\u003C\u002Fa\u003E. Pasalnya, FIFA telah melarang keras penggunaan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fgas air mata\"\u003Egas air mata\u003C\u002Fa\u003E dalam pengamanan pertandingan sepak bola.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EHal ini tertuang dalam regulasi FIFA Bab III tentang Stewards, Pasal 10 soal Steward di pinggir lapangan.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003ETerlebih menurut Amnesti Internasional, paparan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fgas air mata\"\u003Egas air mata\u003C\u002Fa\u003E bisa menyebabkan sensasi terbakar serta memicu mata berair, batuk, sesak dada, gangguan pernapasan, dan iritasi kulit.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EBelakangan viral informasi yang mengatakan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fpolisi\"\u003Epolisi\u003C\u002Fa\u003E sengaja menggunakan buzzer terkait \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Ftragedi Kanjuruhan\"\u003Etragedi Kanjuruhan\u003C\u002Fa\u003E.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EInformasi ini diunggah pertama kali oleh akun Twitter @almertarandha pada Senin, 3 Oktober 2022.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EDalam informasi tersebut, pemilik akun mengatakan ada yang sengaja mengirim rekaman suara atau \u003Cem\u003Evoice note \u003C\u002Fem\u003Evia chat \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002FWhatsApp\"\u003EWhatsApp\u003C\u002Fa\u003E yang berisi klarifikasi penjual warung di Stadion Kanjuruhan.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EDalam pernyataannya, penjual tersebut menuturkan banyaknya korban meninggal bukan disebabkan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fgas air mata\"\u003Egas air mata\u003C\u002Fa\u003E yang digunakan \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fpolisi\"\u003Epolisi\u003C\u002Fa\u003E, melainkan penonton yang saling terhimpit.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"BUZZER PRO POLISI PAS TRAGEDI KANJURUHAN PAKE STRATEGI BARU.. ngirim voicenote yang ceritanya klarifikasi dari penjual warung di stadion, intinya meninggal banyak bukan gr2 \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fgas air mata\"\u003Egas air mata\u003C\u002Fa\u003E tapi sesama penonton yg \"uyel2\"an,\" tulis akun tersebut, dikutip \u003Cstrong\u003ESeputarTangsel.com \u003C\u002Fstrong\u003Epada Selasa, 4 Oktober 2022.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003ENamun setelah nomor telepon tersebut ditelusuri melalui aplikasi Get Contact, yang muncul adalah tukang pijat yang diketahui bernama Akim dan berdomisili di Bandung, Jawa Barat.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EPadahal, menurut pemilik akun, dirinya tidak pernah mencari tukang pijat di Bandung.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"pas di getcontact keluarnya beginian.. sejak kapan saya pernah nyari kang pijet di bandung..,\" tuturnya.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EPemilik akun menduga hal ini strategi \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fpolisi\"\u003Epolisi\u003C\u002Fa\u003E untuk menghasut masyarakat.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"kacau sih yak strateginya pak pol ini, buat orang2 tertentu yang gampang kehasut dll pasti percaya2 aja,\" ucapnya.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"maksud saya ya yaudah diselidiki aja.. karna yang salah memang banyak pihak, gak cuma 1 aja.. jangan malah pake gerakan aneh gini, asli aneh,\" tambahnya.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EPemilik akun Twitter @almertarandha juga menyebut rekaman suara yang diduga dari pihak kepolisian terkait \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Ftragedi Kanjuruhan\"\u003Etragedi Kanjuruhan\u003C\u002Fa\u003E itu dikirim ke nomor \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002FWhatsApp\"\u003EWhatsApp\u003C\u002Fa\u003E secara acak.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EBahkan menurutnya, nomor tersebut merupakan nomor bekas yang sudah lama kadaluwarsa.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003ETokoh Nahdlatul Ulama (NU) Ainun Nadjib mengaku juga mendapatkan chat \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002FWhatsApp\"\u003EWhatsApp\u003C\u002Fa\u003E dan link TikTok mengenai rekaman suara yang sama.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EAinun Nadjib merasa skeptis ketika orang yang mengaku sebagai penjual di depan Stadion Kanjuruhan menggunakan aksen yang berbeda.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003E\"Saya dapat forwardan voice note dan link ke TikTok ber-audio yang sama.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003ELangsung skeptis ketika suara (yang katanya penjual warung di stadion Malang) menyebut “\u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Fpolisi\"\u003Epolisi\u003C\u002Fa\u003E dari Batu” dengan ucapan BBatu bukan mBatu,\" tuturnya melalui akun Twitter @ainunnajib pada Senin, 3 Oktober 2022.\u003C\u002Fp\u003E \n \u003Cp\u003EMeski demikian, belum dapat dipastikan apakah rekaman suara yang berisi klarifikasi soal \u003Ca href=\"https:\u002F\u002Fseputartangsel.pikiran-rakyat.com\u002Ftag\u002Ftragedi Kanjuruhan\"\u003Etragedi Kanjuruhan\u003C\u002Fa\u003E itu sengaja dikirimkan oleh pihak Kepolisian.\u003Cstrong\u003E***\u003C\u002Fstrong\u003E\u003C\u002Fp\u003E \n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fdiv\u003E\n \u003C\u002Fbody\u003E\n\u003C\u002Fhtml\u003E"

Follow us on Telegram